Pemahaman Musik Tradisional dan Modern

0 Comments
Pemahaman Musik Tradisional dan Modern

Pemahaman Musik Tradisional dan Modern Siapa sih yang gak tau musik tradisional? Wah jangan sampai gak tau ya, karena kita warga Indonesia yang bersemboyan Bhineka Tunggal Ika, bermacam-macam sukubangsa dan memiliki keragaman seni dan budaya masyarakatnya. Musik sebagai salah satu cabang seni, berbeda dari cabang yang lain. Musik juga mempunyai elemen-elemen daar yang berbunyi. Selain itu musik juga tidak bisa dipisahkan oleh kehidupan manusia. Sebagian bagain dari kehidupan, musik terdapat dalam setiap kelompok di seluruh dunia bukan hanya musik tradisional saja. Berkaitan dengan kemampuan manusia untuk mengekspresikan perasaan, emosi, atau gagasannya tentang kehidupan.

Apalagi dizaman era modern sekarang musik udah diminati oleh semua masyrakat lokal maupun non lokal. Musik tradisional dan modern sekarang mudah di dapat dan diputar secara cepat dengan menggunakan gadget kita. Selain itu peminat musik sangat banyak maupun musik tradisional atau modern. Sehingga musik ini udah pendengaran sehari-hari manusia, bahkan sekarang berita-berita pun kalah dengan musik. Mungkin musik sudah mencapai banyak yang memikat hati manusia.

Pemahaman Musik Tradisional dan Modern
Pemahaman Musik Tradisional dan Modern

Apa sih itu musik dan apa saja sih jenis-jenisnya???

Dalam kehidupan sehari-hari kita dimana saja pasti mendengarkan musik, seperti di rumah, malll, sekolah, tempat-tempat rekreasi, dan lain-lainnya.
Musik adalah bunyi yang disukai oleh manusia
Musik adalah bunyi yang terdiri dari ritmik dan melodi yang teratur.
Musik adalah bunyi yang enak untuk didengar.

Musik terdiri dari beberapa genre seperti, dangdut, tradisional, pop, jazz, keroncong atau musik campur sari. Jika dari salah satu itu kamu tidak sukai maka sama yang disebut oleh definisi tadi “musik adalah bunyi yang disukai manusia” Jadi kmu tidak menganggap bahwa musik yang kamu tidak sukai itu bukanlah musik. Definisi yang kedua “musik adalah bunyi yang terdiri dari ritmik dan melodi yang terarur” sama dengan mendengar musik ditelinga dengan rasa pedas pada suatu makanan yang dirasakan di lidah kita.

Musik Tradisional, musik yang hidup dan berkembang secara turun-temurun.  Istilahnya “Karawitan, Karawitan adalah kesenian daerah yang diwujudkan dalam bentuk bahasa bunyi. Musik adalah salah satu cabang kesenian yang mempergunakan bunyi, suara, dan nada sebagai bahan bakunya.Jenis musik yang berkembang di setiap daerah masing-masing memiliki suatu khas dan keunikan sebagai ciri budayanya.

Jenis Musik Tradisonal
Secara umum bahasa musik dapat digolongkan menjaddi tiga bentuk penyajian yaitu musik vokal, musik instrumen, dan musik campuran.
Musik vokal yakin musik dihasilkan melalui mulut manusia.
Musik Instrumen merupakan seni suara yang dihasilkan oleh suatu alat-alat musik atau media bunyi.
Musik Campuran merupakan seni suara yang dihasilkan dari panduan seni suara vokal dan bunyi instrumen. Musik Tradisional dapat dibedakan menjadi tiga kelompok yaitu,

  1. Karawtian Sekar
    seni suara, atau vokal daerah yang diungkapkan melalui suara mulut manusia yang bersentuhan dengan nada, bunyi atau instrumen pendukungnya. Fungsi sekar adalah menformulasikan dan mengungkapkan ungkapan perasaan melalui kataa dan senandung dengan media seni suara manusia sebagai penghantarnya.
  2. Karawitan Gending
    Seni suara yang diungkapkan melalui alat musik daerah, atau alat bunyi-bunyian.
    Orientasi karawitan gending dalam lagu cenderung pada alat-alat yang bernada, padahal selain itu ada pula alat musik yang tak bernada, seperti kendang, tifa, kohkol, dogdog, terang, dan sebagainya. Jenis gending dapat pada pergelaran musik gamelan, kecapi, suling, musik ketuk tilu, dan sebagainya. Instrumen-instrumennya adalah chardophone, idiophone, membranphone, aerophone.
  3. Karawitan Sekar Gending
    Penyajian seni suara daerah yang memadukan sekar dan gending.  Sekar gending memiliki arti yaitu sajian seni suara dalam bentuk nyanyian yang diiring instrumen. Kedua itu mempunyai tugas yang sama beratnya, dan keduanya saling mengisi dan mempunyai katerkaitan yang tak dapat dipisahkan.

Fungsi Musik Tradisional
Konsep “fungsi”, Mengundang pandangan subjektif seseorang tentang suatu pengalaman yang pernah ia peroleh dalam kehidupannya.
Fungsi Alat Tradisional
Pengisi suasana dalam suatu adegan sendratari atau gending karesmen, sarana komunikasi, sarana pertunjukan dan hiburan yang bersifat sosial maupun komersial, sarana ekspresi diri dan kreasi.

Gamelan mempunyai fungsi khusus yaitu,

  1. Waditra kenong : sebagai penjaga irama atau anggeran wiletan
  2. Waditra kendang dan bonang degung: sebagai pembawa atau pengatur tempo dari suatu lagu.
  3. Waditra rebab: sebagai amardawa lagu ataau melodi lagu.
  4. Waditra selentem: sebagai kerangka lagu
  5. Waditra rincik: adumanis lagu atau waditra-waditra yang memberikan ornament

Gamelan merupakan alat musik yang terdiri dari berbagai alat musik perkusi terbuat dari perunggu atau besi. Gamelan gong gede melibatkan 30-50 orang pemain, memiliki suara yang agung, sehingga berfungsi untuk mengiring kegiatan upacara-upacara besar.

Aktivitas bentuk musik harus diperlihatkan sikap kerja sama, tanggung jawab, dan anggota masyarakat harus mangpresiasi keragaman Musik tradisional dan modern di Indonesia maupun dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *